Fahd Djibrna's Journal

BFDF: Musik Sebagai Medium Kebaikan!

print this page
send email
Seperti sudah saya ceritakan sebelumnya, buku terbaru saya Yang Galau Yang Meracau memiliki dua soundtrack. Kedua lagu tersebut diciptakan dan dinyanyikan oleh BFDF, sebuah grup band beraliran punk dari Bandung. Saya sudah berkolaborasi dengan BFDF sejak buku Curhat Setan, waktu itu BFDF membuatkan sebuah lagu khusus berjudul sama dengan buku saya, Curhat Setan. Kini, untuk project buku ini, BFDF memberikan dua lagu mereka untuk kalian: God’s Existence dan Terkapar Sendiri (klik judul lagunya untuk men-download).

Ya, namanya BFDF. Sebuah band indie beraliran punk asal Bandung. BFDF adalah akronim dari nama empat personel mereka: Bassit (bass), Futih (guitar/vocal), Dzikri (guitar), dan Fahri (drum). Mereka mendeklarasikan BFDF sebagai band punk pada tahun 2008 dengan album pertama mereka Declaration of Punk Era dan album kedua As Luck Would Have It. Saya suka lagu-lagu mereka. Kalau didengarkan, lagu-lagu BFDF selalu mengentak dengan balutan musik punk yang kuat dan cepat, namun memuat lirik-lirik yang selalu menyampaikan pesan-pesan moral-spiritual yang kuat dan dalam.

Bagi saya, BFDF selalu berhasil menunjukkan ekspresi spiritualitas yang "sangat anak muda"! Cobalah dengarkan lagu-lagunya dan resapi lirik-liriknya. Cerdas sekaligus filosofis. Saya selalu jatuh cinta pada setiap rangkaian lirik yang mereka ciptakan, juga larut dalam hentakan musik yang mereka bawakan. Mari kita simak liriknya:

God’s Existence
Music & lyrics by: BFDF



They didn’t trust Him,
No one would save them
They just wanted to be free
With no responsibility—

Does this mean although they regret it
that now they lost?

They came with anger to make them feel stronger
Did they feel better to hate their maker?

In this time I believe
they’re the ones who are lost!


Well, they didn’t trust it
The God’s existence
Had no-faith in Him
The One and Only
The Only One to Pray to
The Only One to Ask
The One Who Could Save Them
They just didn’t trust

Reff:
They can’t turn back time they have lost
When they still had a chance
to pray and faith in Him
They regret it but it’s too late
And scream and cry are things they do

In this time they believe
they’re the ones who are lost


Well, when fantasy is dead
Nothing’s on your mind
You start to be buried underground
Those lips can’t say a word
But your hands and feet will speak
They’re the witnesses of your life

Well, life seemed too short to live you think
Now it’s been wasted
You wish that you could be reborn
And you scream so loud

Reff:
I wanna go home
I’ve regretted all
I’ve done so please give me a chance
So take me home, take me home
And that kind of words is probably screamed
By all people like you!

In this time you believe
You’re the one who is lost

Terkapar Sendiri
Music & lyrics by : BFDF



Kutahu ku akan mati
Kutahu ku akan pergi
Darahku takkan mengalir lagi
Dan takkan pernah bisa kembali

Dan kini semuanya telah terjadi
Aku terlahir ke dunia ini
Berharap nanti saat aku mati
Membawa sesuatu yang berarti

Bridge:
Sesak, penat, di dalam ruang hampa
Ku terkapar sendiri di dalamnya
Ada dua makhluk-Nya kan bertanya
Jawaban yang kan tentukan selanjutnya

Reff:
Arogansi manusia seakan takkan mati
Dahaga nafsu membuat tak terkendali
Menyesal di sana takkan mungkin berarti
Karena semua yang kumiliki kan bersaksi

Oh ya, terakhir, ini hal menarik yang harus saya kasih tahu. Seluruh personel BFDF adalah alumni pesantren. Mereka masing-masing mondok minimal 6 tahun di pesantren. Mereka nggak cuma jago main musik, tapi juga kalis ngomongin agama dan spiritualitas. Bagi mereka, musik mereka adalah medium untuk menebar kasih sayang dan kebaikan dengan cara mereka sendiri. Asyik, kan? :)

Sudah mendengarkan lagunya dan membaca liriknya? Bagaimana menurut kalian? Yuk, kita diskusikan. :)


1 comments:

  1. lagu lagunya BFDF masuk playlist Nasyid pengiring tugas di komputer hehe keren....

    ReplyDelete